Kamis , 23 Mei 2024
Home » Ekonomi » Bantu Pengembangan SDM dan Manajemen, Tim Dosen Unilak Bantu Pengelola Objek Wisata Pulau Semut

Bantu Pengembangan SDM dan Manajemen, Tim Dosen Unilak Bantu Pengelola Objek Wisata Pulau Semut

Ragam Riau--Calon obyek wisata alam Pulau Semut yang berlokasi di wilayah RW 7 Kelurahan Limbungan, Kecamatan Rumbai Timur, Kota Pekanbaru sekarang ini sedang tahap pembangunan. Pembangunan obyek wisata ini murni atas inisiatif dan swadaya masyarakat Pengambang. Mereka ingin memanfaatkan keindahan dan keunikan alam pesisir Sungai Siak tersebut untuk menjadi salah satu destinasi wisata alam di Kota Pekanbaru.

Mengingat pembangunannya masih dalam tahap awal, tim dosen Universitas Lancang Kuning (Unilak), yang terdiri dari Dr Ir. Eno Suwarno, M.Si, sebagai ketua, Dr. Bambang Supeno, M.M, dan Dr. Rina Novia Yanti, S.Hut., M.Si. sebagai anggota, terpanggil untuk ikut membantu mendampingi masyarakat Pengambang tersebut melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah salah satu darma dari Tri Darma Perguruan Tinggi yang rutin dilakukan oleh dosen-dosen Unilak.

Menurut Ketua Tim Eno Suwarno, dalam rilisnya, Senin (5/07/2021) calon obyek wisata Pulau Semut potensial untuk dikembangan menjadi salah satu destinasi wisata alam di Kota Pekanbaru. Hal ini karena di wilayah tersebut memiliki sejumlah unsur daya tarik, yakni keindahan panorama Sungai Siak, keberadaan Pulau Semut, ada pohon-pohonan yang rimbun, ada jembatan kayu, ada Sungai Pengambang yang terhubung ke Danau Buatan, dan lain-lain.

“Dengan melihat urgensinya, tim kami saat ini akan fokus dulu kepada pendampingan aspek organisasi dan kelembagaan,” ujar Eno. “Dengan adanya organisasi dan kelembagaan yang disesuaikan dengan tahapan pembangunan, diharapkan SDM yang ada bisa dibagi-bagi kepada bidang-bidang yang diperlukan, sehingga pola kerjanya bisa lebih komprehensif, rapih, dan efektif ,” sambung Eno.

“Dosen-dosen Unilak selain melakukan pendampingan kepada masyarakat secara langsung di lapangan, juga akan ikut membantu menghubungi berbagai pihak, agar proses pembangunan obyek wisata alam Pulai Semut ini bisa berjalan lebih cepat. Diharapkan dalam 2 tahun ke depan sudah jadi dan bisa dinikmati oleh para pengunjung”, lanjut Eno.

Disebutkan Dr. Eno saat ini pengembangan sektor pariwisata merupakan program prioritas pemerintah. Sesuai dengan peraturan pemerintah, pengembangan ekowisata wajib memberdayakan masyarakat setempat. Saat ini masyarakat Dusun Pengambang sudah memulai bekerja. Namun pembangunan obyek wisata alam yang representatif dan menarik akan membutuhkan keahlian dan biaya yang tidak sedikit. Oleh karena itu bantuan dari berbagai pihak selain perguruan tinggi sangat diperlukan.(rls)

Baca Juga

Muhaimin Iskandar isi Kuliah Kebangsaan di Umri

Ragamriau.com – Dihadiri Wakil Ketua DPR RI, Muhaimin Iskandar, ribuan civitas akademika Universitas Muhammadiyah Riau …