Selasa , 26 Januari 2021
Home » Pendidikan » Alumni Unilak Jadi Korban, Rektor Unilak Sampaikan Duka Cita Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air

Alumni Unilak Jadi Korban, Rektor Unilak Sampaikan Duka Cita Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air

Alumni Unilak salah satu korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air

Ragam Riau – Universitas Lancang Kuning (Unilak) menyampaikan rasa prihatin mendalam atas musibah hilangnya pesawat Sriwijaya Air SJY-182 yang jatuh dalam penerbangan Jakarta-Pontianak. Terlebih salah satu penumpang yang ada di dalamnya yakni Putri Wahyuni Effendi adalah salah satu alumni kampus yang beralamat di Jalan Limbungan, Gang Pinang, Rumbai, Pekanbaru, Riau.

Rektor Unilak Dr Junaidi SS MHum membenarkan jika Putri Wahyuni Effendi adalah alumni Universitas Lancang Kuning (Unilak).

“Atas nama Unilak, kami turut prihatin atas adanya alumni Unilak yang menjadi korban pesawat Sriwijaya Air. Kita mendoakan yang terbaik untuk seluruh penumpang pesawat Sriwijaya Air,” ujar Rektor Unilak Dr Junaidi SS MHum, Ahad (10/1/2021).

Ia mengatakan, Putri Wahyuni Effendi adalah alumni Fakultas Ekonomi, Program Studi Manajemen. Putri adalah salah seorang alumni terbaik Unilak yang cerdas dan santun yang diwisuda pada tahun 2018. “Orangnya ceria dan supel serta mudah bergaul. Orangnya memang baik,” sebut Rektor.

Tak lupa Rektor juga menyampaikan doa dan harapan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini. “Kita semua mendoakan agar korban diberikan tempat yang terbaik oleh Allah SWT,” sebutnya.

Di akun media sosial Unilak di Instagram dan Facebook juga disampaikan ucapan duka cita, beberapa rekan saat kuliah turut medoakan agar diterima di sisi Allah SWT.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, dari data manifes pesawat Sriwijaya Air SJY-182 yang dinyatakan hilang dan diduga jatuh dalam penerbangan Jakarta-Pontianak, terdapat pasangan suami istri yang diketahui berasal dari Pekanbaru, Riau.

Saat penerbangan Putri Wahyuni bersama dengan suaminya Ihsan Adlan Hakim, dalam manifest pesawat, mereka duduk berdekatan di nomor bangku 15 A dan 15 B.

Beberapa jam sebelum naik pesawat, Putri Wahyuni mengunggah video di Instagram Story. Ia menyebut pesawat yang akan ditumpanginya mengalami delay. “Udah tinggal jalan, tahunya delay,” tulisnya. Dalam postingan instagram Wahyuni, rekan-rekannya dan netizen banyak mendoakan turut berduka cita.

Baca Juga

Dimasa Pandemi Dosen FH Unilak Beri Pelatihan Wirausaha Rimpangan Bagi Pengurus PKK

Ragam Riau-Dimasa pandemi COVID-19, jamu menjadi minuman obat yang digemari oleh masyarakat karena dipercaya dan …