Selasa , 6 Desember 2022
Home » Ekonomi » Arus Mudik Lebaran, Dalam Sehari Bandara SSK II Pekanbaru Layani 50 Kali Penerbangan

Arus Mudik Lebaran, Dalam Sehari Bandara SSK II Pekanbaru Layani 50 Kali Penerbangan

Ragam Riau–General Manager (GM) Angkasa Pura II Bandara SSK Pekanbaru, M Hendra Irawan, Kamis (28/4/2022) mengungkapkan, pada arus mudik lebaran tahun ini memang terjadi peningkatan jumlah penumpang di Bandara SSK II Pekanbaru.

Sebab tahun ini mudik kembali diperbolehkan setelah dua tahun dilarang akibat Pandemi Covid-19.

“Iya, kalau dibandingkan dengan tahun lalu memang ada peningkatan sekitar 27 persen untuk penumpang dan 12 persen untuk pesawat,” sebutnya.

Hendra mengungkapkan, sejak sepekan terakhir ini, jumlah penumpang di Bandara SSK II Pekanbaru terus mengalami lonjakan.

Bahkan per harinya rata-rata mencapai 50 kali penerbangan.

“Sejak seminggu ini memang terjadi peningkatan, untuk rata-rata jumlah penumpang itu bisa mencapai diatas 6 ribuan penumpang, kalau dihari normal kan sekitar 4 ribuan,” katanya.

Bahkan sudah ada dua maskapai yang mengajukan penambahan penerbangan atau esktra fligh.

“Sampai hari ini sudah ada dua yang mengajukan ekstra fligh. Dari super air jet dan lion,” katanya.

Hendra mengungkapkan, untuk super air jet mengajukan permohonan ekstra fligh tujuan soekarno hatta. Sedangkan untuk lion air tujuan Batam.

“Memang slotnya sudah penuh, jadi mereka mengajukan ekstra fligh,” ujarnya.

Sedangkan untuk maskapai lain, kata Hendra masih memaksimalkan slot yang ada dan belum ada yang mengajukan penambahan jadwal penerbangan. Namun tidak melihat tingginya antusias masyarakat yang akan melakukan mudik melalui jalur udara, bukan tidak mungkin maskapai lain juga akan mengajukan penambahan jadwal penerbangan.

“‎Rencananya ada, tapi masih dalam kajian masing-masing maskapai, belum ada pengajuan,” katanya

Baca Juga

UIR Raih Penghargaan Anugerah Kerjasama Dari Diktiristek

Ragam Riau – Melalui Surat Nomor 7532/E1/HM.01.00/2022, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Ditjen Dikti …