Selasa , 6 Desember 2022
Home » Ekonomi » Bantu Percepatan, Bus Vaksinasi Keliling Siap Beroperasi Sesuai Permintaan

Bantu Percepatan, Bus Vaksinasi Keliling Siap Beroperasi Sesuai Permintaan

Warga mengikuti Vaksinasi yang disediakan di dalam Bus Transmetro. ft : ilustrasi/widi

Ragam Riau–Tahun 2020 lalu, Pemko Pekanbaru (Pemko) telah meluncurkan bus vaksinasi keliling dalam rangka percepatan pelayanan vaksin kepada masyarakat. Hingga kini bus vaksinasi keliling milik Pemku Pekanbaru itu masih beroperasi dalam membantu masyarakat yang ingin jalani suntik vaksin. Ada sepuluh bus vaksin keliling yang diturunkan dalam memberikan layanan vaksinasi Covid-19.

Hal ini dikatakan Koordinator bus vaksinasi keliling Pekanbaru, Khairunas, pengoperasian saat ini tergantung pada permintaan masyarakat atau instansi yang ingin melakukan vaksinasi.
“Bus tetap jalan, tapi hari ini off karena tidak ada permintaan vaksinasi. Kalau kemarin ada di kecamatan tenayan dan bukit raya yang minta divaksinasi kita kasih,” ujar Khairunas, Kamis (25/11).
Disebutkannya, pengoperasian bus keliling ini dilakukan sesuai permintaan. Menurutnya, jika dioperasikan setiap di masing-masing kecamatan, namun tidak ada yang melaksanakan vaksinasi akan sia-sia.
“Kalau kita langsung ke camat, tapi tidak ada yang mau divaksin, kan sia-sia juga. Jadi kita suruh data dulu dari RT/RW, lurah, kalau ada yang vaksin sekitar 100 atau 75 orang, baru kita kirim bus nya,” terangnya.
Diungkapkannya, bus vaksinasi keliling ini tidak lagi memfokuskan pada vaksinasi lanjut usia. Bus vaksin ini beroperasi secara merata dan untuk umum.
“Kita umum aja, baik lansia yang vaksin pertama, kedua, baik umum vaksinasi pertama, kedua kita ambil aja. Selagi masyarakat mau divaksin kita kirim,” jelasnya.
Ia menambahkan, vaksin yang digunakan bus vaksinasi keliling berasal dari RSD Madani Pekanbaru. Saat ini, bus vaksinasi standby di RSD Madani, ujarnya. (wid)

Baca Juga

UIR Raih Penghargaan Anugerah Kerjasama Dari Diktiristek

Ragam Riau – Melalui Surat Nomor 7532/E1/HM.01.00/2022, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Ditjen Dikti …