Kamis , 23 Mei 2024
Home » Hikmah » Dalam Islam, ini Hewan-Hewan yang Boleh Dibunuh dan Tidak Boleh Dibunuh

Dalam Islam, ini Hewan-Hewan yang Boleh Dibunuh dan Tidak Boleh Dibunuh


Laba laba

Ragamriau.com — Memang di dalam islam sendiri kita diajarkan untuk menghargai semua mahluk hidup. Akan tetapi Al-qur’an dan hadis memperbolehkan sebagian hewan untuk dibunuh dan bahkan disunahkan untuk membunuhnya tersebut. Selain beralasan karena berbahaya dan mengganggu. Hewan tersebut juga boleh dibunuh karena kefasikannya.

Lantas hewan apa sajakah yang dilarang dan diperbolehkan untuk dibunuh dalam islam. Yuk kita simak penjelasannya hanya dibawah ini, seperti mengutip kangladin.com.

Hewan Yang Boleh Untuk Dibunuh

Tikus

Binatang pertama yang diperbolehkan untuk dibunuh yaitu adalah tikus. Secara alamiah tikus hidup dan lebih banyak beraktivitas di lingkungan yang kotor. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan dari abu dawud ketika ada seekor tikur yang keluar, menarik sumbu (lentera) lalu ia lembarkan sumbu api di depan Rodululah Saw. Persis pada tikar yang beliau sedang duduki. Lalu api itu sempat membakar tikar seukuran uang dirham. Lalu baginda Rasulullah Saw” Jika kalian hendak tidur, matikanlah lentera-lentera api kalian, Sesungguhnya syaitan menujuki tikus untuk melakukan yang seperti itu.

Gagak dan Elang

Tentu saja burung yag satu ini kerap digunakan dalam film mistis yang sangat menakutkan. Untuk ciri-cirinya sendiri sih berwana hitam dan bentuk paruh yang panjang. Selain itu kebiasaan memangsa hewan lainnya di nobatkan bahwa burung gagak menjadi salah satu burung pemangsa berbahaya. Oleh karena itulah hewan ini dapat membahayakan manusia dan disunahkan untuk membunuhnya.

Cicak

Cicak

Rasullulah Saw bersabda” Barang siapa yang berhasi; membunuh seekor cicak dengan satu pukulan maka akan dicatat seratus kebaikan untuknya. Jika ia berhasil membunuhnya dengan dua kali pukulan, maka kebaikannya akan lebih sedikit dari yang pertama. Selanjutnya jika ia berhasil membunuhnya dengan 3 kali pukulan, maka kebainnya akan lebih sedikit dari yang kedua.” Selain itu dalam hadistnya yang diriwayatkan oleh Aisyah R.ha beliau berkata” sesungguhnya Rosullulah Saw menceritakan kepada kami bahwa Nabi Ibrahim A.s ketika dilemparkan ke dalam api oleh raja namrudz, tidak ada seekor hewan pun melainkan berusaha untuk memadamkan api, kecuaki cicak. Reptil ini malah meniup-niup api agar tidak padam. Sehingga Rasullulah Saw memerintahkan untuk membunuhnya. ( HR.Ahmad dan An-nasa’i )

Anjing galak

Selain najis yang ada anjing, anjing juga membawa sebuat penyakit yang mematikan bagi manusia. Salah satunya adalah rabies, ketika seseorang bertemu dengan anjing yang buas dan galak. Dari pada nantinya membahayakan dan dapat melukai. Di sarankan untuk membunuhnya sebagai ikhtiar untuk melindungi diri dari datangnya mudharatan jika membiarkannya.

Kalajengking

Dengan di anugrahinya senjata menyengat yang didalamnya terdapat racun yang sangat mematikan. Hewan yang satu ini dapat membawa kemudharatan bagi manusia. Sehingga dengan adanya hal tersebut kalajengking di anjurkan untuk dibunuh, agar kita terlindung dari bahaya sengatan yang sangat beracun tersebut.

Hewan Yang Tidak Boleh Untuk Di Bunuh

Lebah

Hewan yang pertama yang tidak boleh dibunuh adalah lebah. Memang ketika terkena sengatan dari lebah ini sangatlah menyakitkan. Namun ketahuilah, manfaat yang dihasilkan lebah untuk manusia sangatlah banyak sekali. Salah satunya yaitu madu, dimana terdapat berbagai macam penyakit yang dapat diatasi dengan cepat oleh madu. Sehingga para ulama berpendapat bahwa sangat dilarang untuk membunuh lebah.

Semut

Dari Abu hurairah r.a Rasullulah Saw bersabda” Seekor semut menggigit seorang nabi kemudian ia memerintahkan untuk membakar sarang semut terebut. Maka Allah menurunkan wahyu sebagai teguran kepadanya bahwa engkau telah digigit sayu semut kemudian engkau membalasnya dengan membakar sayu umat yang bertasbih” ( Sahih Bukhari dan Muslim.) Sehingga hal ini dapat disimpulkan bahwa larangan untuk membunuh semut, karena semut adalah hewan yang sering bertasbih kepada Allah swt.

Laba-laba

Di kisahkan ketika Rasullulah dan Abu bakar saar mereka di kejar-kejar oleh kaum kafir quraisy dan beliau bersembunyi di dalam gua yang bernama gua tsur. Ketika itu tiba-tiba laba-laba itu merapikan kembali sarangnya yang telah rusak oleh rosullulah dan abu bakar. sehingga membuat kaum quraisy yang bahwa mereka tidak ada didalam gua tersebut.

Burung hud-hud

Hewan yang selanjutnya yang tidak boleh dibunuh adalah burung hud-hud. Pada masa nabi sulaiman a.s burung hud-hud dikenal sebagai burung yang paling padai. Berkat kepandaiannya itulah ia seing menjadi utusan nabi sulaiman untuk mengirimkan surat kepada ratu balqis. Sehingga hal inilah alasan yang tidak boleh untuk membunuh burung hud-hud.

Katak

Dan untuk hewan yang terakhir yang tidak boleh untuk dibunuh adalah katak. Hal ini dikarenakan katak sering digunakan sebagai campuran ramuan obat. Banyak orang yang tidak menyangka bahwa hewan yang satu ini tidak boleh dibunuh, Memang tidak semua orang suka dengan binatang yang satu ini. Tampaknya yang menjijikan tentunya banyak orang terasa geli melihatnya.

Baca Juga

Guru Harus Mampu Ubah Mindset Menjadi Transformative Teacher

Ragam Riau:-Alumni SMAN 1 Bangkinang Kota Prof Dr Junaidi SS MHum, didampingi Kepala SMAN 1 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *