Selasa , 26 Januari 2021
Home » Ekonomi » Di Masa Pandemi, Dosen Fekon Unilak Beri Pelatihan UMKM

Di Masa Pandemi, Dosen Fekon Unilak Beri Pelatihan UMKM

 

Dosen Unilak memberikan pelatihan UMKM sebelum corona. foto dokumentasi

 

Ragam Riau – Pandemi virus corona telah berdampak nyata di sektor ekonomi, terlebih ekonomi mikro kecil dan menengah yang banyak di gawangi oleh ibu rumah tangga/rumahan. Di sepanjang tahun 2020 puluhan dosen Universitas Lancang Kuning telah terlibat dalam membantu masyarakat lewat program pengabdian kepada masyarakat. Mulai dari sektor pertanian, perkebunan, pertanian,  UMKM, IT, serta pariwisata. Program pengabdian telah dilakukan  hampir di seluruh kab/kota di Riau dan telah dirasakan manfaatnya.

Mengawali tahun 2021, dosen Unilak kembali melanjutkan program pengabdian dalam membantu UMKM kali ini dilakukan oleh dosen fakultas ekonomi Unilak yang membantu ibu ibu rumah tangga di Kec Sail Pekanbaru,  2 Januari lalu. Lewat pelatihan pembuatan bawah goreng, tiga dosen Unilak membantu belasan IRT membuat bawang goreng yang memiliki prospek cerah dan menguntugkan.

Tiga dosen yang terlibat yaitu, sebagai ketua Ketua; Aznuriyandi .SE., M.Si, Anggota Dwika Lodia Putri. SE., M.Ak
dan Drs. Nurmansyah. SR.Bsc. MM. Salah satu dosen Unilak, Lodia yang di hubungi Selasa,  mengatakan latar belakang memberikan pelatihan selain bentuk peningkatan Tri Darma Perguruan Tinggi, juga membantu masyarakat agar memiliki pendapatan tambahan dari usaha lain. ” Kegiatan ini kita beri judul peningkatan pendapatan  masyarakat dalam menghadapi Covid 19 melalui wirausaha home industri  di Kecamatan Sail kota Pekanbaru. Proses pelatihan di lakukan lewat video”.

Mesti lewat video tidak menjadi halangan dan rintangan  bagi peserta untuk memahami cara pembuatan bawang goreng.  Dijelaskan Lodia tujuan dari pelatihan ini adalah meningkatkan pendapatan masyarakat dalam mengahadapi dampak Covid-19, melalui  usaha home industri dengan produk  goreng.

Terkait dengan prosepek penjualan bawang goreng, dikatakan lodia usaha bawang goreng ini memiliki prospek untuk peningkatan pendapatan karena cara membuatnya mudah, pengelolaanya mudah, serta pemasaran bisa dilakukan secara online.

” Selama pelatihan antusias peserta sangat baik, ini dibuktikan agar dosen dosen Unilak juga memberikan pendampingan dan strategi penjualan/marketing. Peserta juga  akan kita bantu dan dampingi  baik dari segi pengemasan, penjualan online agar bawang goreng mendapat tempat di pasaran.  “ Ujar Lodia  yang sering memberikan pelatihan UMKM ini.(rls)

 

Baca Juga

Dimasa Pandemi Dosen FH Unilak Beri Pelatihan Wirausaha Rimpangan Bagi Pengurus PKK

Ragam Riau-Dimasa pandemi COVID-19, jamu menjadi minuman obat yang digemari oleh masyarakat karena dipercaya dan …