Kamis , 23 Mei 2024
Home » Ekonomi » Dosen FKIP UNILAK Sosialisasikan Prinsip 3R Sebagai Usaha Peduli Lingkungan

Dosen FKIP UNILAK Sosialisasikan Prinsip 3R Sebagai Usaha Peduli Lingkungan

Dosen FKIP Unilak PKM ke masyarakat. foto FKIP Unilak

Ragam Riau—Kebiasaan membuang sampah sembarangan masih menjadi masalah krusial masyarakat. Hal ini dapat dilihat dari kurangnya kesadaran membuang sampah pada tempatnya. Di beberapa kawasan di kota Pekanbaru, tumpukan-tumpukan sampah ditemukan di pinggiran jalan atau di aliran sungai/parit. Tentunya, masalah ini akan merugikan masyarakat kota Pekanbaru sendiri jika terjadi pembiaran.

Banyak masalah yang ditimbulkan akibat sampah adalah seperti banjir, longsor, pencemaran udara, dan lain-lain. Kampanye yang dilakukan berbagai pihak untuk menyelesaikan masalah sampah sepertinya masih belum mampu mengatasi permasalahan ini.  Beberapa kegiatan telah dilakukan sebagai upaya penanggulangan sampah seperti penyuluhan, pelatihan, kampanye sekolah, bank sampah, dan lain-lain. Seperti yang dilakukan oleh tim dosen FKIP Unilak melakukan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM).

Tim dosen yang membantu masyarakat yaitu, Dr. Herlinawati, M.Ed dengan anggota Dr. Marwa, M.A dan Riki Zaputra, M.Pd. Adapun tema PKM yaitu sosialisasi penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) sebagai usaha peduli lingkungan di desa Pengambang RT 03/RW 08, Kelurahan Lembah Sari, Rumbai Timur, Pekanbaru, 10 September lalu, yang diikuti  15 warga.

Menurut Riki Zaputra dalam keterangan tertulisnya, kegiatan bertujuan memberikan edukasi kepada warga masyarakat tentang masalah sampah dan penanggulangannya. Dengan prinsip 3R, diharapkan masyarakat masyarakat dapat melakukan gerakan bersama dengan berbagai pihak sebagai upaya meminimalkan masalah peningkatan volume sampah yang tak lain bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah dengan cara-cara yang benar agar tercipta lingkungan hidup yang sehat, asri, dan berkelanjutan di tempat tinggal mereka.

” 3R adalah singkatan dari (Reduce, Reuse, dan Recycle). Prinsip ini penting dalam pengelolan sampah.”

Dijelaskan Riki, Reduce adalah mengurangi penggunaan sesuatu yang menghasilkan sampah. Reuse adalah gerakan menggunakan kembali sampah untuk fungsi yang sama atau fungsi lainnya, sementara Recycle adalah mendaur ulang atau mengolah sampah menjadi barang atau produk baru lainnya. Beberapa tindakan dalam daur ulang ini bisa dengan mengubah sampah plastik menjadi souvenir, pengolahan sampah organik menjadi kompos,  dan mengubah sampah kertas menjadi lukisan atau mainan miniatur.”

 

Ditambahkan oleh Riki, dengan prinsip 3R, diharapkan masyarakat masyarakat dapat melakukan gerakan bersama dengan berbagai pihak sebagai upaya meminimalkan masalah peningkatan volume sampah yang tak lain bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah dengan cara-cara yang benar agar tercipta lingkungan hidup yang sehat, asri, dan berkelanjutan di tempat tinggal mereka.(rilis)

 

 

 

Baca Juga

Muhaimin Iskandar isi Kuliah Kebangsaan di Umri

Ragamriau.com – Dihadiri Wakil Ketua DPR RI, Muhaimin Iskandar, ribuan civitas akademika Universitas Muhammadiyah Riau …