Kamis , 23 Mei 2024
Home » Ekonomi » Melihat Cara Kampus Lancang Kuning Menerapkan Prokes Saat PTMT

Melihat Cara Kampus Lancang Kuning Menerapkan Prokes Saat PTMT

Satgas Covid Kota Pekanbaru meninjau Prokes di Kampus Lancang Kuning. foto widiarso

Ragam Riau– Universitas Lancang Kuning Pekanbaru menjadi Perguruan Tinggi pertama yang direkomendasikan oleh Satgas Covid 19 Pekanbaru untuk pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT). Hal ini setelah Satgas Covid 19 kota Pekanbaru melakukan kunjungan ke kampus Unilak. Rabu 12/10/2021.

Satgas Covid tiba sekitar pukul 9.30 pagi di pimpin oleh Saptian Dana Nugraha S. STP. Saat tiba di kampus kebanggaan masyarakat Riau ini satgas Covid 19 langsung meninjau Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) dan Fakultas Hukum, gedung rektorat, ruang perpustakaan, layanan administrasi, dan ruang kelas.

Saat kunjungan Satgas, ditempat lain yakni di Fahutan tengah berlangsung yudisium ke 38 di aula gedung fakultas. Di aula itu seluruh peserta yang hadir tampak menggunakan masker, kemudian peserta yudisium juga menggunakan sarung tangan. Selain itu panitia juga menyediakan masker, hand sanitizer. Sementara di luar gedung fasilitas mencuci tangan dengan air mengalir telah tersedia.

Kunjungan dilanjutkan ke gedung Fakultas Hukum Unilak, disana Satgas Covid 19 disambut hangat oleh Dekan Dr. Fahmi. SH. MH, dan didampingi oleh Wakil Rektor I Zamzami. S. Kom. M. Kom dan Wakil Rektor III Dr. Bagyo Kadaryanto. SH.MH. Selama di Fakultas Hukum, Dekan juga menjelaskan berbagai proses pelaksanaan protokol kesehatan dalam pembelajaran tatap muka terbatas.

Pantauan di Fakultas Hukum, petugas Unilak juga melakukan pemeriksaan suhu tubuh kepada seluruh orang yang memasuki gedung. Dibeberapa tempat spanduk ajakan untuk taat prokes juga dipasang. Sementara di ruang publik lingkungan kampus seperti taman, lobi, teras tempat duduk berjarak juga di beri tanda silang.

Di kesempatan itu, Satgas Covid juga bertemu dengan Rektor Unilak. Rektor Unilak Dr. Junaidi. M. Hum saat ditemui mengatakan, Unilak telah melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas seiring dengan kota Pekanbaru yang berstatus PPKM level II. ” Sejak satu tahun  lalu Unilak telah menyiapkan berbagai aturan dan infrastruktur untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas di lingkungan kampus dengan mengikuti pedoman dari pemerintah. Tidak hanya menyiapkan instruktur tapi juga dikuatkan dalam kebijakan rektor dan intruksi rektor.

Dijelaskan Dr. Junaidi,  bahwa pembelajaran tatap muka terbatas ini dilakukan dengan mengurangi jumlah mahasiswa 25-50 persen di dalam kelas, harus saling berjarak, dan mempercepat pelaksanaan proses waktu perkuliahan.

Meninjau layanan perpustakaan. foto widiarso

Dikatakan Rektor untuk mendukung itu, pegawai, dosen, dan mahasiswa telah ikut mensukseskan pelaksanaan vaksinasi.  Sejak pandemi Covid 19, Unilak taat dan konsisten untuk patuh akan protokol kesehatan, berbagai aktifitas adaptasi baru telah dilakukan sejak satu tahun lalu, diantaranya wisuda beralih ke drive thru, proses belajar daring, wisuda yang berlangsung hingga tiga hari di hotel yang telah memiliki standar prokes.

” Hadirnya satgas Covid 19 ke Unilak tentunya menjadi hal yang positif untuk melihat sejauh mana prokes yang diterapkan di lingkungan kampus, alhamdulillah Satgas Covid memberikan apresiasi atas prokes yang telah dilakukan Unilak. Artinya pembelajaran tatap muka terbatas di Unilak bisa terus dilakukan dengan tetap disiplin. ” sebut Dr. Junaidi.

Sementara itu Satgas Covid 19 Saptian Nugraha.S.STP saat ditemui mengatakan aktifitas pembelajaran didalam kelas sudah sesuai prokes, aktifitas diluar lebih baik kurangi kerumunan, untuk saat ini, Unilak yang baru keluar surat rekomendasi untuk pembelajaran tatap muka terbatas. ujarnya singkat.

Sementara itu Dekan Fakultas Hukum Fahmi SH. MH saat dihubungi mengatakan, kuliah tatap muka telah dimulai Oktober untuk mahasiswa semester 1 dan semester 3 dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan. “Sebelum masuk ruangan mahasiswa di cek suhu tubuh, mencuci tangan dan memakai masker. Perkuliahan dilaksanakan sistem shif, mahasiswa nomor kehadiran 1-25 kuliah tatap muka di minggu pertama sementara mahasiswa nomor kehadiran 26-50 kuliah tatap muka di minggu kedua. Bagi mahasiswa yang tidak kuliah tatap muka, mengikuti kuliah secara daring melalui EdLink dan dapat melakukan absen melalui smart unilak. Sementara untuk mahasiswa semester 5 dan 7 kuliah tatap muka dimulai bulan November, satu kelas diisi 25 orang/mahasiswa. ” (wid)

Baca Juga

Muhaimin Iskandar isi Kuliah Kebangsaan di Umri

Ragamriau.com – Dihadiri Wakil Ketua DPR RI, Muhaimin Iskandar, ribuan civitas akademika Universitas Muhammadiyah Riau …