Kamis , 23 Mei 2024
Home » Ekonomi » Pemprov Riau Dukung Baznas Riau dalam Meningkatkan Zakat

Pemprov Riau Dukung Baznas Riau dalam Meningkatkan Zakat

Pemprov Riau Dukung Baznas Riau dalam peningkatan zakat. foto mcr

Ragam Riau— – Asisten III Setdaprov Riau Syahrial Abdi menuturkan bahwa Pemerintah Provinsi Riau sangat mendukung Baznas Riau dalam memperkuat sosialisasi, edukasi, dan informasi guna meningkatkan jumlah pengumpulan zakat, infak dan sedekah.

“Kami dari Pemprov Riau mendukung secara penuh kegiatan – kegiatan yang akan dilakukan oleh Baznas Riau,” ujar Syahrian, meyampaikan dukungan, pada saat menghadiri dan membuka Rakorda Baznas Se-Provinsi Riau yang berlangsung di Hotel Mutiara Merdeka, Kamis (30/9/2021).

Ia menjelaskan, dalam upaya mengumpulkan zakat profesi dari Aparatur Sipil Negara (ASN) dan karyawan di lingkup Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Pemprov Riau telah menerbitkan Instruksi Gubernur Nomor 1 Tahun 2019.

“Dengan lahirnya instruksi tersebut bertujuan untuk mengoptimalkan pengumpulan zakat profesi ASN dan karyawan BUMD di lingkungan Pemprov Riau” ujarnya.

Hal itu juga merujuk pada Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang pengelolaan zakat dan Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2014. Tentang optimalisasi pengumpulan zakat di kementerian atau lembaga negara, pemerintah daerah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), BUMD melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Ia berharap Baznas se – Provinsi Riau terus meningkatkan pelayanan dalam mengelola zakat. “Kita berharap ke depannya Baznas se-Provinsi Riau ini dapat terus meningkatkan pelayanan dalam pengelolaan dan penyaluran zakat, infak dan sedekah untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Riau,” imbuhnya

Lebih lanjut, Syahrial mengajak Baznas Kabupaten dan Kota Bersinergi Untuk Memaksimalkan Zakat “Baznas harus tetap saling bersinergi dalam pengelolaan dan memaksimalkan zakat bagi kehidupan umat,” ujar Syahrial sembari mengajak.

“Apalagi saat ini kita tengah menghadapi situasi yang sulit dikarenakan pandemi COVID-19 juga berdampak bagi kehidupan masyarakat ekonomi kebawah,” tukasnya.

Pihaknya mengatakan, berdasarkan data sensus penduduk BPS Tahun 2020, per September 2020 Jumlah penduduk Riau sebesar 6,3 juta jiwa dimana 87 persennya beragama islam.

“Hal ini dapat mendorong amil zakat untuk bersifat proaktif, antisipatif, inovatif, dan kreatif. Sehingga tidak hanya bersifat pasif dan reaktif terhadap fenomena sosial yang terjadi seperti COVID-19 saat ini,” katanya.

Ia mengungkapkan langkah dan upaya Baznas harus cepat tanggap dalam bencana pandemi COVID-19 ini. “Dalam situasi pandemi COVID-19 seperti saat ini, Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) dapat berperan lebih besar dari sebelumnya untuk membantu masyarakat Riau,” ungkapnya.

Syahrial juga menyampaikan bahwa Potensi ZIS di Provinsi Riau cukup besar dalam membantu masyarakat. “Zakat selama ini dapat menjadi instrumen alternatif dalam penanggulanagan kemiskinan termasuk kemiskinan akibat bencana non alam seperti pandemi COVID-19,” tukasnya.

Ia menyebut, bebrapa waktu lalu Pemprov Riau telah meresmikan Pulau Zakat di Kabupaten Pelalawan yang diinisiasi oleh Baznas Provinsi Riau dan Baznas Kabupaten Pelalawan.

“Dengan telah meresmikan Pulau Zakat di Kabupaten Pelalawan beberapa waktu yang lalu. Kita berharap Baznas Provinsi Riau terus mengupayakan pulau zakat di daerah lainnya,” imbuhnya.

Ia menyebutkan keberadaan kedua pulau zakat ini sangat penting, dimana tujuan program zakat ini untuk membangun ekonomi masyarakat di Provinsi Riau.

“Keberadaan pulau zakat inipun difokuskan pada bidang pendidikan, ekonomi, dan bidang dakwah,” ujarnya.(wid/mcr)

Baca Juga

Muhaimin Iskandar isi Kuliah Kebangsaan di Umri

Ragamriau.com – Dihadiri Wakil Ketua DPR RI, Muhaimin Iskandar, ribuan civitas akademika Universitas Muhammadiyah Riau …