Jumat , 30 Oktober 2020
Home » Peristiwa » Pesut Sepanjang 2 Meter Berhasil Dievakuasi

Pesut Sepanjang 2 Meter Berhasil Dievakuasi

RagamRiau-Evakuasi Pesut/lumba-lumba air tawar/Irrawaddy Dolphin (Orcaella brevirostris) di Pelalawan, tepatnya di Desa Segati, Kec. Langgam, Kab. Pelalawan dilakukan oleh Tim Gabungan yang terdiri dari, Balai Besar KSDA Riau, Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) KKP dan JAAN (Jakarta Animal Aid Network) pada Sabtu, 19 September 2020, berhasil dilakukan.

Pesut yang dievakuasi berjumlah satu ekor, dengan panjang 2,20 meter berjenis kelamin jantan dan diperkirakan berusia 30 tahun. Sebelum tindakan evakuasi, Tim melakukan pengamatan pergerakan satwa liar Pesut di sungai Desa Tambak, Kec. Langgam, Kab. Pelalawan sejak Rabu, 16 September 2020. Selanjutnya, pada Kamis 17 September 2020, Pesut berpindah ke Desa Segati Kec. Langgam Kab. Pelalawan.

“Tim bersama masyarakat setempat melokalisir area dengan cara memasang penghalang berupa jaring pada dua sisi, yaitu di hulu dan hilir sungai berjarak 50 meter. Namun saat pengamatan keesokan harinya, Jumat, 18 September, Pesut berhasil melewati jaring pembatas, dan bergerak ke arah hulu sungai sejauh 3 Km” Ujar Suharyono Kepala BKSDA Riau.

Tim Kembali melokalisir area tersebut untuk memperkecil ruang gerak Pesut agar pergerakannya dapat terpantau dengan lebih baik. Sesuai hasil pengamatan dan Observasi, Tim menyatakan kondisi Pesut dalam keadaan stabil dan normal, maka diputuskan utk dapat dievakuasi keesokan harinya yaitu Sabtu, 19 September 2020.

Sabtu, 19 September 2020, Tim gabungan dengan dukungan masyarakat Desa Segati dan Desa Tambak melakukan kegiatan evakuasi satwa liar Pesut dengan menggunakan 8 perahu dan 2 jaring. Saat di lepas kembali, sekitar 3 menit, Pesut kembali muncul kepermukaan air yang berjarak sekitar 30 meter di depan perahu, lalu berenang ke arah hilir Sungai Kampar.(rls/can)

Baca Juga

BALAI BESAR KSDA RIAU DAN PEGIAT SATWA LAKUKAN PEMASANGAN GPS COLLAR

RagamRiau – Upaya meminimalisir terjadinya konflik manusia dan satwa liar, Balai Besar KSDA Riau bersama …