Selasa , 26 Januari 2021
Home » Ekonomi » Tim Balai Besar KSDA Riau Selamatkan Beruang

Tim Balai Besar KSDA Riau Selamatkan Beruang

KSDA Riau Selamatkan Anak Beruang di Kuansing

Ragam Riau – Kamis lalu, (17/12/2020), Resort Bukit Rimbang (Petai) melakukan evakuasi Beruang Madu di Desa Pulau Rengas, Kec. Pangean, Kab. Kuansing. Evakuasi dilakukan berawal dari laporan masyarakat ke call centre Balai Besar KSDA Riau terkait postingan seseorang yang sedang menggendong seekor bayi Beruang madu (Helarctos malayanus) yang ditemukannya.

Kepala Balai Besar KSDA Riau Suharyono melalui Kepala Seksi Wil I segera memerintahkan anggotanya untuk turun ke lokasi. Gerak cepat langsung dilakukan oleh Kepala Resort Petai, AR Azmi bersama anggotanya Dahrul. Sebelumnya Tim terlebih dahulu menelusuri pemilik akun dan berhasil menghubungi yang bersangkutan. Tim menyampaikan sosialisasi dan himbauan kepada yang bersangkutan dan yang bersangkutan secara sukarela bersedia menyerahkan satwa dilindungi tersebut.

Berdasarkan pengakuan pemilik satwa (Rio Ayanto), kronologis penemuan anak Beruang pada hari Rabu (16/12/2020 pukul 10.00 wib), ayah yang bersangkutan menemukan bayi Beruang di lokasi kerja PT RAPP sektor Baserah. Selanjutnya Beruang dibawa ke rumahnya di Pangean. Diketahui bayi Beruang dalam kondisi sehat dan berjenis kelamin betina.

Dari informasi yang didapat, sebelumnya belum pernah ditemukan Beruang dilokasi tersebut. Tim bertemu langsung dengan ayah dari Rio Ayanto. Ayah Rio Ayanto kemudian menyerahkan Bayi Beruang tersebut kepada Tim disaksikan beberapa aparat desa setempat. Pada saat yang sama, Tim sekaligus melakukan sosialisasi mengenai Satwa liar yang dilindungi.

Tim membawa anak Beruang dalam kondisi sehat ke Resort Petai dan Jum’at (18/12/2020), Tim Resort Bukit Rimbang mengantarkan bayi Beruang tersebut ke klinik Satwa Balai Besar KSDA Riau. Satwa segera diperiksa kesehatannya oleh drh. Rini Deswita. Satwa dalam keadaan sehat, dengan berat badan 1,65 kg.

” Untuk sementara satwa akan dirawat di Klinik satwa Balai Besar KSDA Riau untuk dirawat intensif dan diobservasi hingga Tim medis memutuskan bahwa satwa sudah mampu hidup di alam untuk mencari makan sendiri.” Ujar Suharyono.(rls)

Baca Juga

Dimasa Pandemi Dosen FH Unilak Beri Pelatihan Wirausaha Rimpangan Bagi Pengurus PKK

Ragam Riau-Dimasa pandemi COVID-19, jamu menjadi minuman obat yang digemari oleh masyarakat karena dipercaya dan …