Minggu , 26 September 2021
Home » Ekonomi » Tim Dosen Fahutan Unilak Lakukan Pendampingan Pengembangan Obyek Wisata Alam Pulau Semut

Tim Dosen Fahutan Unilak Lakukan Pendampingan Pengembangan Obyek Wisata Alam Pulau Semut

Tim Dosen Fahutan Unilak Bantu Masyarakat Rumbai Timur Kembangkan Ekowisata

Ragam Riau- Saat ini pengembangan sektor pariwisata merupakan program prioritas pemerintah. Salah satu bentuk pariwisata adalah wisata alam atau ekowisata. Sesuai dengan peraturan pemerintah, pengembangan ekowisata wajib memberdayakan masyarakat setempat.

Untuk memajukan potensi wisata di Pekanbaru, tim Dosen Fakultas Kehutanan Universitas Lancang Kuning (Fahutan Unilak) yang terdiri dari Dr Ir. Eno Suwarno, M.Si, sebagai ketua, Hadinoto, S.Hut., M.Si, dan Muhammad Ikhwan, S.Hut., M.Si. sebagai anggota, melakukan pendampingan kepada masyarakat calon pengelola obyek wisata alam Pulau Semut yang berlokasi di wilayah RW 7 Keluarahan Limbungan, Kecamatan Rumbai Timur, Kota Pekanbaru.

Menurut Ketua Tim Eno Suwarno, Kamis (17/06/2021), saat ini masyarakat kampung Pengambang sedang bergotong-royong membangun obyek wisata Pulau Semut. Mereka secara periodik turun ke lapangan untuk menyiapkan lahan, jalan  dan sejumlah sarana prasarana. ” Mengingat pembangunannya masih tahap embrio, maka masyarakat masih memerlukan banyak bantuan dari berbagai pihak, salah satunya yang diminta kepada Tim Dosen Fahutan Unuilak adalah bantuan untuk membuat profil obyek wisata.” ujar Eno.

Lebih lanjut Dr. Eno menyatakan, calon obyek wisata Pulau Semut potensial untuk dikembangan menjadi salah satu destinasi wisata alam di Kota Pekanbaru. Hal ini karena ia memiliki sejumlah unsur daya tarik, yakni keindahan panorama Sungai Siak itu sendiri, keberadaan Pulau Semut, ada pohon-pohonan yang rimbun, ada jembatan kayu, ada Sungai Pengambang yang terhubung ke Danau Buatan, dan lain-lain.

“Adapun target dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat pengelola dalam membuat profil obyek wisata berdasarkan kaidah-kaidah ilmiah dan kaidah populer.  Profil obyek wisata nantinya akan sangat berguna untuk promosi bagi para calon pengunjung dan untuk alat komunikasi kepada para pihak yang diharapkan berkontribusi,” ujar Eno.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Tri Darma Perguruan Tinggi dosen Unilak, yakni pengabdian kepada masyarakat yang akan dilakukan secara simultan, hingga obyek wisata alam ini benar-benar berkembang dan bisa dinikmati oleh para pengunjun, sebut Dr. Eno.

 

Baca Juga

Satgas Covid 19: PTM Harus Mengutamakan Kesehatan dan Keselamatan Peserta Didik

Ragam Riau– Satgas Penanganan COVID-19 meminta satuan pendidikan menyelenggarakan pembelajaran tatap muka (PTM) secara hati-hati. …