Sabtu , 26 September 2020
Home » Lain lain » Umri Dirikan Posko Evakuasi Tanggap Darurat Asap Gratis

Umri Dirikan Posko Evakuasi Tanggap Darurat Asap Gratis

Ragamriau.com — Kabut asap yang melanda Provinsi Riau dan Provinsi lain nya di Sematera dan Kalimantan telah memberi dampak negatif bagi masyarakat, khususnya dibidang kesehatan. Banyak masyarakat yang terserang penyakit terutama Inpeksi Saluran Pernapasan Akut (Ispa).

Didasari hal itu dan sebagai bentuk kepedulian dan prihatin akan kesehatan masyarakat, Universitas Muhamamdiyah Riau (Umri) menjadikan Klinik Pratama menjadi Rumah Evakuasi Tanggap Darurat Asap.

Rektor Umri Dr H Mubarak MSi menjelaskan, pelayanan bagi masyarakat korban kabun asap rersebut sudah diberikan sejak Sabtu pekan lalu. “Dalam hal ini kita bekerjasama dengan sejumlah organisasi kemuhammadiyahan salah satunya Tim Dokter dari Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC),” jelas Mubarak, Jumat 20 September 2019.

Mubarak menyebut, Posko Pelayanan Umri bisa menampung sebanyak 60 pasien rawat inap, dengan banyak tim yang terlibat mulai dari kalangan mahasiswa, dosen hingga civitas kampus. Masyarakat bisa datang dan memanfaatkannya, tanpa dipungut biaya sepeser pun alias gratis.

“Fasilitas yang tersedia disini mulai dari ruang rawat inap, tabung oksigen, masker, cek kesehatan, obat-obatan dan konsumsi. Kami juga menyiapkan 3 unit mobil ambulance, untuk keperluan evakuasi serta antar jemput warga,” ujar Mubarak.

Salah seorang Tim Dokter dari MDMC, Ershad mengatakan, kehadiran relawan dokter dari MDMC diharapkan bisa memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Riau. Selain memberikan pelayanan kesehatan, pihaknya juga akan melakukan edukasi kepada masyarakat tentang tata cara menghadapi kondisi kabut asap.

“Yang diperlukan untuk kondisi seperti ini tidak hanya sekedar melakukan pengobatan kepada masyarakat. Tapi sangat perlu dilakukan edukasi sehingga mereka tidak panik atau merasa cemas. Salah satunya, mengenai tips serta tata cara mengantisipasi kabut asap dan pemberian pertolongan pertama bagi pasien dampak kabut asap,” ungkap Dokter Ershad.

Rencananya, posko evakuasi tanggap darurat asap UMRI tersebut akan beroperasi hingga akhir bulan September mendatang. Namun jika kondisi udara masih terus memburuk, maka operasional posko evakuasi masih akan terus diperpanjang. (zal)

Baca Juga

Avrist Assurance Luncurkan Produk baru ‘Avrist Prime Hospital dan Surgical’, ini Keunggulannya

Ragamriau.com — Kanker adalah penyakit yang 90-95% kasusnya disebabkan faktor lingkungan, dan 5-10% karena faktor …